Peluang Baru! Ini Cara Budidaya Belatung (Black Soldier Fly) Dengan EM4

Cara budidaya belatung (Black Soldier Fly) dengan EM4 banyak di cari mereka yang tertarik membudidayakan pakan ternak yang satu ini. Belatung atau yang disebut juga dengan Maggot adalah larva dari lalat jenis Black Soldier Fly (BSF). Maggot biasanya digunakan sebagai pakan hewan ternak seperti ayam dan hewan lainnya. 

Maggot banyak dicari para peternak hewan karena memang memiliki gizi yang baik buat pertumbuhan hewan ternak. Karena itulah, budidaya belatung saat ini bisa jadi bisnis yang sangat menguntungkan.  

Cara Budidaya Belatung dengan EM4

Belatung Black Soldier Fly
Belatung Black Soldier Fly

Budidaya belatung tidaklah terlalu sulit untuk dikembangkan. Hal ini lantaran belatung sendiri dapat berkembang biak secara alami di alam sehingga cukup mudah mendapatkannya. Meskipun mudah, namun budidaya belatung BSF ini membutuhkan cukup banyak tenaga hingga bisa melibatkan 3 orang untuk mengembangkannya. 

Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum memulai  budidaya  BSF adalah paham akan kegiatan budidaya, mulai dari fisik hingga teori dibalik merawat dan membesarkan BSF ini. Lebih jelasnya berikut langkah-langkah cara budidaya belatung black soldier fly dengan EM4.

Bahan dan Alat yang diperlukan

  • 1 botol EM4
  • 5 Kg dedak atau bekatul
  • 5 sendok makan gula pasir
  • 1 liter air
  • Penyedap rasa
  • Kantong plastik 
  • 2 buah ember, besar dan kecil
  • Tali
  • Dedaunan

Langkah-langkah Budidaya Belatung Black Soldier Fly

Cara Budidaya Belatung Bsf 2
Cara Budidaya Belatung BSF

Berikut langkah-langkah cara budidaya belatung Black Soldier Fly:

  1. Langkah 1:  Siapkan ember kecil lalu isi dengan air 1 liter. 
  2. Langkah 2: Tambahkan gula pasir dan EM4 dan aduk sampai rata.
  3. Langkah 3: Siapkan ember besar lalu isi dengan dedak atau bekatul, tambahkan penyedap rasa, aduk hingga rata. 
  4. Langkah 4: Masukan larutan di ember kecil ke  dalam ember besar sedikit demi sedikit, lalu aduk hingga rata. Buat campuran tidak terlalu kering atau terlalu basah.
  5. Langkah 5: Buat fermentasi dedak dengan cara masukan campuran  tersebut dalam kantong plastik sebanyak setengahnya lalu ikat ujungnya dengan tali rafia, kemudian simpan dalam tempat yang sejuk dan tunggu dalam 4-5 hari.
  6. Langkah 6: Setelah 4-5 hari, buka kantong plastik. Bila mengeluarkan aroma seperti tape itu tandanya fermentasi dedak berhasil.
  7. Langkah 7: Simpan fermentasi dedak tersebut ditempat yang aman terhindar dari hewan dan tutup dengan dedaunan diatasnya.  
  8. Langkah 8: Aroma dari fermentasi tersebut akan memancing lalat BSF hinggap  lalu bertelur di sekitar fermentasi dedak. Suhu maksimal tempat penyimpanan belatung BSF ini adalah antara 30-38 derajat celcius. Lebih baik lagi bila tempatnya cukup mendapat sinar matahari, supaya kandang tetap hangat yang akan membantu proses penetasan telur, selain itu sirkulasi udaranya juga harus baik.
  9. Langkah 9: Lalat BSF akan bertelur dalam tempat berfermentasi kurang lebih 1-3 hari. Lalu telur-telur ini menetas dan bergerak lalu memakan makanan yang ada pada tempat fermentasi tersebut. Kemudian dalam waktu 2-3 minggu belatung akan tumbuh besar dan siap dipanen. Sisakan belatung  untuk dijadikan bibit agar bertelur kembali. 

Dengan langkah-langkah diatas tidak sulit bukan untuk membudidayakan belatung BSF ini?

Keunggulan Belatung BSF Sebagai Pakan Ternak

Bila dibandingkan dengan jenis pakan ternak lainnya, belatung BSF ini punya keunggulan tersendiri, seperti:

  • Tidak bau amis
  • Tidak jorok, karena mudah diambil dan disimpan.
  • Mudah dicerna
  • Harganya murah, sehingga lebih hemat 
  • Menyehatkan hewan ternak, karena mengandung nutrisi yang baik
  • Cara budidayanya mudah.
  • Hasil panen yang jelas dan teratur.

Manfaat Belatung BSF Selain Sebagai Pakan Ternak

Belatung Sebagai Pengurai Sampah Organik
Manfaat Belatung BSF Sebagai Pengurai Sampah Organik

Selain sebagai pakan ternak, belatung BSF juga memiliki manfaat lainnya, seperti:

#1 Sebagai Pengurai Sampah

Manfaat lainnya disamping sebagai pakan ternak, belatung bSF juga berguna dalam menguraikan sampah yang kerap jadi masalah besar bila tidak ditangani dengan benar. Namun ternyata belatung BSF bisa menguraikan sampah. 

Hal ini karena belatung hidup dengan memakan limbah organik. Kemampuan belatung menguraikan sampah ini terbilang sangat cepat, karena belatung BSF tergolong serangga yang rakus,  sehingga cepat dalam menguraikan sampah organik. Bila dibandingkan dengan jenis mikroba lainnya, belatung BSF lebih cepat dalam menguraikan sampah.

Belatung BSF membutuhkan sampah organik sebagai makanannya untuk tetap bertahan hidup. Belatung BSF bukan serangga jenis hama, sehingga pengembangbiakannya dalam menguraikan sampah termasuk aktivitas ramah lingkungan.

#2 Sebagai Pupuk Organik pada Tanaman

Seperti yang disebutkan diatas manfaat pertama dari belatung BSF adalah sebagai pengurai sampah organik. Kemampuan tersebut yang membuat proses penguraian sampah organik sebagai pupuk organik untuk tanaman.

Dengan memanfaatkan kasgot sebagai pupuk organik tanaman maka dapat menyuburkan tanah serta meningkatkan kualitas tanaman. Kasgot sendiri adalah uraian sampah yang dimakan oleh belatung BSF. 

Pemanfaatan Kasgot dari hasil budidaya belatung sebagai pupuk organik ini lebih aman digunakan dalam pertanian bila dibandingkan pupuk sintetis yang dijual di pasaran. Unsur-unsur yang terkandung pada kasgot bisa memperbaiki struktur tanah, seperti struktur biologi, kimia, dan fisika, sehingga dapat menyeimbangkan dan menyuburkan tanah.

Sedangkan pupuk sintetis, mengandung unsur kimia yang tidak dapat diserap sempurna oleh tanaman. Sehingga akan akan menempel pada tanah dan membuat tanah menjadi keras karena  bersifat seperti  lem dan bila terkena air membuat tanah menjadi lengket dan tidak subur. Tanah pun akan berubah jadi asam karena adanya unsur kimia tersebut. 

Nah, itulah ulasan dari tim Oke.or.id mengenai cara budidaya belatung black disorder fly lengkap dengan keunggulan dan manfaat dari belatung BSF tersebut. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment