<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Open Knowledge and Education &#187; Keuangan LSM</title>
	<atom:link href="http://www.oke.or.id/category/tutor/keuangan-lsm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.oke.or.id</link>
	<description>Situs Pendidikan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 06:36:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Pengelolaan Kas Kecil</title>
		<link>http://www.oke.or.id/2010/11/pengelolaan-kas-kecil/</link>
		<comments>http://www.oke.or.id/2010/11/pengelolaan-kas-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2010 11:41:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penabulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan LSM]]></category>
		<category><![CDATA[Kas Kecil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oke.or.id/2010/11/pengelolaan-kas-kecil/</guid>
		<description><![CDATA[keuanganlsm.com &#8211; Istilah kas kecil atau Petty Cash sering sekali kita ketahui dalam kehidupan sehari-hari sedangkan dalam laporan keuangan, kas kecil itu merupakan akun yang khusus dipergunakan untuk mendanai transaksi kecil dan rutin. Adapun beberapa<b> ...</b>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.keuanganlsm.com" target="_blank">keuanganlsm.com</a> &#8211; Istilah kas kecil atau <em>Petty Cash</em> sering sekali  kita ketahui dalam kehidupan sehari-hari sedangkan dalam laporan  keuangan, kas kecil itu merupakan akun yang khusus dipergunakan untuk  mendanai transaksi kecil dan rutin. <span id="more-1661"></span>Adapun beberapa karakteristik dasar  dari kas kecil, yaitu:</p>
<ol>
<li>Jumlahnya dibatasi tidak lebih atau tidak kurang dari jumlah  tertentu yang telah ditentukan oleh pihak Direksi. Tentunya  masing-masing perusahaan menetapkan jumlah yang berbeda sesuai dengan  kebutuhan operasional perusahaan.</li>
<li>Dipergunakan untuk mendanai transaksi kecil yang sifatnya rutin setiap hari.</li>
<li>Disimpan di tempat khusus seperti kotak kecil yang biasanya disebut dengan <em>petty cash box</em> atau bisa juga di dalam amplop.</li>
<li>Ditangani atau dipegang oleh kasir kas kecil.</li>
</ol>
<p>Dalam suatu perusahaan kas kecil memiliki peranan penting dalam  kegiatan operasional, terlepas dari material atau tidaknya nilai dari  kas kecil tersebut. Biasanya kas kecil digunakan dalam transaksi kecil  yang terjadi setiap hari mulai sejak awal jam operasional perusahaan di  pagi hari sampai akhir jam operasional di sore atau malam hari. Sehingga  perusahan harus melakukan pengelolaan kas kecil secara baik karena jika  tidak adanya pengelolaan setiap harinya maka dapat mengganggu  kelancaran kegiatan operasional perusahaan. Contohnya apabila perusahaan  kehabisan kas kecil, sedangkan kebutuhannya dalam pembelian ATK (Alat  Tulis Kantor) atau materai harus dipenuhi dengan cepat, maka tidak  mungkin kasir membeli barang tersebut dengan <em>cheque</em> atau <em>debit card</em>. Oleh karena itu ada beberapa tips dalam mengelola kas kecil, yaitu :</p>
<p><strong>a. </strong><strong>Menetapkan batas saldo kas kecil</strong></p>
<p>Saat awal pembentukan akun kas kecil, pihak Direksi harus menetapkan  saldo atas kas kecil yang disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan  operasional perusahaan dalam suatu jangka waktu tertentu. Sebelum  menentukan hal tersebut, terdapat dua metode pencatatn kas kecil yang  bisa dipilih, yaitu metode imprest dan fluktuatif. Dalam metode imprest,  saldo kas kecil selalu tetap sebesar jumlah saldo yang telah  ditentukan. Biasanya pada akhir periode kasir kas kecil akan minta  pengisian kembali kas kecilnya sebesar jumlah yang sudah  dikeluarkan. Sehingga pengeluaran kas kecil baru dicatat pada saat  pengisian kembali. Sedangkan pada metode fluktuatif saldo kas kecil  tidak tetap tetapi berfluktuasi sesuai dengan jumlah  pengeluaran-pengeluaran kas kecil.</p>
<p><strong>b. </strong><strong>Menentukan Kasir Kas Kecil</strong></p>
<p>Setelah menetapkan batas saldo, maka harus ada staf yang bertanggung  jawab ataspengelolaan kas kecil atau biasanya disebut kasir kas kecil.  Dikarenakan fungsi kas kecil digunakan dalam transaksi-transaksi kecil  dan sifatnya rutin. Selain itu tidak semua staf bisa dijadikan kasir  karena terdapat beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan dalam  memilih seorang kasir, yaitu: menguasai dasar-dasar akuntansi, mampu  menangani proses pembelian dalam jumlah kecil, konsisten, jujur dan  menguasai program-program sederhana komputer, misalnya <em>microsoft excel</em>.  Pihak Direksi juga sebaiknya memberikan pelatihan tentang penanganan  kas kecil sebelum kasir memulai tugasnya. Diawali dari memberi petunjuk  tentang tata cara pengisian kembali kas kecil sampai dengan cara-cara  rekonsiliasi kas kecil dan prosedur pembelian.</p>
<p><strong>c. </strong><strong>Pengisian Kembali Kas Kecil</strong></p>
<p>Setelah batas saldo dan metode pencatatan kas kecil telah ditentukan, maka <em>Financial Controller</em> hendaknya memberikan perintah pengisian kepada kasir umum (General  Cashier) dengan menarik kas dari bank. Uang diserahkan kepada kasir kas  kecil lalu dihitung secara fisik dan harus ada serah terima resmi dimana  kasir kas kecil menandatangani tanda terima atas dana yang diserahkan  sekaligus sebagai tanda serah terima tanggung jawab atas dana tersebut.  Apabila suatu saat saldo kas kecil tinggal sedikit maka kasir kas kecil  harus mengajukan permohonan pengisian kembali kepada<em>Financial Controller</em> sesuai dengan metode pencatatan yang digunakan. Misalnya Lembaga A  menggunakan metode imprest dimana saldo kas kecil tiap bulannya Rp. 5  juta, maka kasir kas kecil akan menerima jumlah yang sama tiap bulannya.  Sedangkan Lembaga B menggunakan metode fluktuatif dimana waktu  pengisian kembali kas kecilnya tidak tentu. Sehingga pada minggu pertama  saldo kas kecilnya Rp. 2 juta ternyata pada minggu kedua tinggal  sedikit maka dilakukan pengisian kembali. Jika pada minggu ketiga saldo  kas kecil masih ada, maka tidak perlu diadakan pengisian kembali.</p>
<p><strong>d. </strong><strong>Penggunaan Kas Kecil</strong></p>
<p>Kasir kas kecil hanya boleh mengeluarkan (melakukan pembayaran) kas  kecil untuk permohonan pembayaran atau pembelian yang telah mendapat  persetujuan dari<em>Financial Controller</em>. Untuk setiap pengeluaran,  kasir kas kecil harus membuat bukti pengeluaran kas kecil yang  ditandatangani oleh penerima dana (pembayaran). Setelah itu transaksi  dicatat di dalam buku kas kecil dan bukti pengeluaran tersebut harus  diarsipkan dengan baik.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Setelah dilakukan pengelolaan, kasir kas kecil harus selalu melakukan  penghitungan terhadap fisik kas kecil setiap selesai melakukan  pengeluaran kas kecil. Setelah dihitung, fisik kas kecil dicocokkan  dengan pencatatan pengeluaran kas kecil yang telah dibuat oleh kasirkas  kecil atau lebih dikenal dengan rekonsiliasi kas kecil. Hal ini akan  dapat mengurangi beban pekerjaan pada saat melakukan rekonsiliasi di  penutupan kas kecil setiap harinya.Selain itu <em>Financial Controller</em> juga harus memeriksa fisik kas kecil dengan catatan yang telah dibuat  oleh kasir kas kecil untuk mengantisipasi adanya kecurangan yang  dilakukan oleh kasir kas kecil.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.oke.or.id/2010/11/pengelolaan-kas-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengantar Audit</title>
		<link>http://www.oke.or.id/2010/02/pengantar-audit/</link>
		<comments>http://www.oke.or.id/2010/02/pengantar-audit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 05:02:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>OKE Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan LSM]]></category>
		<category><![CDATA[audit keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oke.or.id/?p=1475</guid>
		<description><![CDATA[Laporan keuangan organisasi merupakan salah satu sarana untuk memenuhi akuntabilitas yang dituntut oleh para stakeholders (pemerintah, kreditor, pemberi dana/penyumbang, penerima jasa, pengurus, karyawan, anggota). Panduan ini menjelaskan tentang apa itu<b> ...</b>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Laporan keuangan organisasi merupakan salah satu sarana untuk  memenuhi akuntabilitas yang dituntut oleh para stakeholders (pemerintah,  kreditor, pemberi dana/penyumbang, penerima jasa, pengurus, karyawan,  anggota). Panduan ini menjelaskan tentang apa itu audit, tujuan dari  audit, jenis-jenis audit dan materi lainnya untuk pengenalan awal  mengenai proses audit keuangan.</p>
<p><a href="http://www.keuanganlsm.com/wp-content/uploads/2010/02/Pengantar-Audit.pdf">Download  Panduan (PDF)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.oke.or.id/2010/02/pengantar-audit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengenalan Audit: Apa dan Tujuan Audit</title>
		<link>http://www.oke.or.id/2010/02/pengenalan-audit-apa-dan-tujuan-audit/</link>
		<comments>http://www.oke.or.id/2010/02/pengenalan-audit-apa-dan-tujuan-audit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 17:15:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>OKE Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan LSM]]></category>
		<category><![CDATA[audit keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oke.or.id/?p=1470</guid>
		<description><![CDATA[Buat apa sih ada proses Audit ? Laporan keuangan organisasi merupakan salah satu sarana untuk memenuhi akuntabilitas yang dituntut oleh para stakeholders (pemerintah, kreditor, pemberi dana/penyumbang, penerima jasa, pengurus, karyawan,<b> ...</b>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat apa sih ada proses Audit ? Laporan keuangan organisasi merupakan salah satu sarana untuk memenuhi akuntabilitas yang dituntut oleh para stakeholders (pemerintah, kreditor, pemberi dana/penyumbang, penerima jasa, pengurus, karyawan, anggota). Tujuan audit laporan keuangan dalam hal ini adalah Memberikan pendapat atas kewajaran penyajian laporan keuangan perusahaan sesuai dengan prinsip akuntansi yang diterima umum di Indonesia. Baca artikel selengkapnya di <a href="http://www.keuanganlsm.com/2010/02/04/pengenalan-audit-apa-dan-tujuan-audit/" target="_blank">keuanganlsm.com</a></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.oke.or.id/2010/02/pengenalan-audit-apa-dan-tujuan-audit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Memilih Software Akuntansi</title>
		<link>http://www.oke.or.id/2010/02/tips-memilih-software-akuntansi/</link>
		<comments>http://www.oke.or.id/2010/02/tips-memilih-software-akuntansi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 10:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>OKE Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan LSM]]></category>
		<category><![CDATA[accounting software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oke.or.id/?p=1465</guid>
		<description><![CDATA[Bingung memilih accounting software/system? Pernah kecewa terhadap software/system accounting tertentu? Bagaimana memilih accounting software/system yang tepat untuk Lembaga anda? Memilih accounting software yang tepat seperti meng-hire seorang senior credit analyst<b> ...</b>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bingung memilih accounting software/system? Pernah kecewa terhadap software/system accounting tertentu? Bagaimana memilih accounting software/system yang tepat untuk Lembaga anda?</p>
<p>Memilih accounting software yang tepat seperti meng-hire seorang senior credit analyst sekaligus book keeper. Tidak mudah memang. Begitu banyak accounting software yang beredar. Semuanya menyatakan dirinya memiliki feature lengkap, user-friendly, bugs-free, multi-user, compatible dengan ini dan itu, menawarkan kemudahan-kemudahan. Didukung dengan penampilan yang artistic, clean dan professional.</p>
<p>Silakan baca artikel selengkapnya di <a href="http://www.keuanganlsm.com/2010/02/01/tips-memilih-software-akuntansi/" target="_blank">keuanganlsm.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.oke.or.id/2010/02/tips-memilih-software-akuntansi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PSAK 45: Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba</title>
		<link>http://www.oke.or.id/2009/08/psak-45-pelaporan-keuangan-organisasi-nirlaba/</link>
		<comments>http://www.oke.or.id/2009/08/psak-45-pelaporan-keuangan-organisasi-nirlaba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 23:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penabulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan LSM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oke.or.id/?p=1341</guid>
		<description><![CDATA[Slide presentasi yang menjelaskan tentang PSAK 45 yaitu standar Pelaporan Keuangan untuk Organisasi Nirlaba, di tulis oleh Sri Yanto, Ak, Technical Director The Indonesian Institute of Accountants.  Sumber: keuanganlsm.com. Download<b> ...</b>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Slide presentasi yang menjelaskan tentang PSAK 45 yaitu standar Pelaporan Keuangan untuk Organisasi Nirlaba, di tulis oleh Sri Yanto, Ak, Technical Director The Indonesian Institute of Accountants.  Sumber: <a href="http://keuanganlsm.com" target="_blank">keuanganlsm.com</a>. <a href="http://keuanganlsm.com/wp-content/uploads/2009/08/PSAK-45.ppt.pdf">Download PDF</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.oke.or.id/2009/08/psak-45-pelaporan-keuangan-organisasi-nirlaba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akuntansi Dasar Untuk Organisasi Nirlaba</title>
		<link>http://www.oke.or.id/2009/08/akuntansi-dasar-untuk-organisasi-nirlaba/</link>
		<comments>http://www.oke.or.id/2009/08/akuntansi-dasar-untuk-organisasi-nirlaba/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 20:13:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penabulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan LSM]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntansi Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Nirlaba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oke.or.id/?p=763</guid>
		<description><![CDATA[Secara umum, walaupun organisasi nirlaba memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan organisasi bisnis, namun konsep dasar akuntansi organisasi nirlaba tidak berbeda dengan organisasi bisnis. Berikut ini adalah tutorial mengenai Akuntansi<b> ...</b>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Secara umum, walaupun organisasi nirlaba memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan organisasi bisnis, namun konsep dasar akuntansi organisasi nirlaba tidak berbeda dengan organisasi bisnis. Berikut ini adalah tutorial mengenai Akuntansi Dasar untuk organisasi nirlaba.</p>
<p>File Pendukung :<br />
<a href="http://www.oke.or.id/?file_id=398">
<div style="border: 1px solid #ccc; clear:both;">
<img src="http://www.oke.or.id/wp-content/plugins/downloads-manager/img/icons/pdf.gif" alt="http://www.oke.or.id/wp-content/plugins/downloads-manager/img/icons/pdf.gif" style="vertical-align:top; float:left; text-align:center; margin:3px; padding:0;">
<b>Nama :</b> akuntansi dasar <br />
<b>Ukuran :</b> 293.91KB<br />
<b>Diunduh :</b> 3482
<div style="clear:both;"></div>
</div>
</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.oke.or.id/2009/08/akuntansi-dasar-untuk-organisasi-nirlaba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

