Sistem Operasi Jaringan Komputer Monitoring Jaringan Look@Lan

Published on October 15, 2012 by Wahyu Novitasari

Filed under Server & Networking

Last modified November 19, 2013

Print this page

rate 1 star rate 2 star rate 3 star rate 4 star rate 5 star
Your rating: none, Average: 0 (0 votes)

This article have been viewed 445 times

Tentang Wahyu Novitasari

Mahasiswi dari Jurusan Teknik Elektro program studi Teknik Telekomunikasi diploma III Politeknik Negeri Semarang.

Pendahuluan

Look@LAN merupakan salah satu perangkat lunak (software) yang dapat digunakan untuk melihat komputer (host) pada suatu jaringan komputer lokal atau sering disebut dengan local area network (LAN), sehingga kita dapat melihat active services atau fasilitas-fasilitas yang disediakannya.

Look@LAN menyediakan beberapa fasilitas untuk melihat IP Address, status, distance, operating system yang digunakan, hostname, netBIOS name, netBIOS user, SNMP status dan Trap. Informasi host yang sedang online/offline, operating system yang digunakan, NetBIOS dan SNMP yang ditampilkan dalam bentuk grafik.

Berdasarkan hasil yang pernah penulis lakukan, Look@LAN hanya dapat digunakan untuk melihat komputer yang terhubung pada jaringan lokal, sehingga tidak dapat digunakan untuk jaringan yang lebih luas. Untuk jaringan yang lebih luas, salah satu software yang pernah penulis gunakan adalah NetworkView.

FiturUtama:

- Deteksi otomatis dari pengaturan jaringan

- Pemindaian dari satu atau lebih Scan-Ranges

- Manajemen Lengkap Profil Jaringan

- Pindai cepat dalam menemukan host

- Konfigurasi Jaringan Otomatis dan Manual

- Statistik dan Grafik jaringan

- Profil Ekspor (teksdan HTML)

- Trapping Lanjutan

- Jaringan Log

- Jaringan Tree View

- Pindai tunggal host

- Pelaporan Network Monitoring atau Sistem Pemantau Jaringan adalah aplikasi program yang dipergunakan untuk mengetahui ada tidaknya celah keamanan dalam suatu system. Network Monitoring biasanya dilakukan dengan menggunakan SNMP (Simple Network Management Protocol). SNMP versi 1 paling banyak dipergunakan meskipun saat ini sudah ada SNMP versi2.

Tingkat keamanan SNMP versi masih sangat rendah sehingga memungkinkan penyadapan oleh pihak yang tidak diinginkan.Adapun contoh dari aplikasi network monitoring adalah :


HP OpenView (Windows)

Etherboy (Windows) danEtherman (Unix)

SNMP Collector (Windows)

Sedangkan pemantau jaringan yang tidak mempergunakan SNMP antara lain :

iplog, yang merupakan bagian dari paket iplog untuk memantau paket IP, ICMP, UDP

icmplog, yang merupakan bagian dari paket iplog untuk memantau paket IP, ICMP, UDP

udplog, yang merupakan bagian dari paket iplog untuk memantau paket IP, ICMP, UDP

iptraf, yang sudah termasuk dalam paket Linux Debian netdiag

rafshow, yang menunjukan traffic antar host dalambentuk text mode


AlatdanBahan


Router Cisco 2811 = 1 buah

Switch catalyst 2960     = 2 buah

Komputer      = 5 buah

Kabel Straigh = 7 Buah


LangkahPercobaan


LakukanPengkabelansepertiberikutini :

Gambar1 : Skema Jaringan Hands on Direcly Connecd.


Setelah Melakukan Pengkabelan Masuk ke Komputer Consule buka Hyper Media ,pilih Com 1 dan pilih default untuk boudrate.

Setelah Masuk di windows Konfigurasi Router, Hidupkan Router sampai selesai melakukan Instalasi.

Lakukan Konfigurasi Pada Router.

Lakukan Konfigurasi IP Pada Client.

PC 0 : 5.10.1.4

PC 1 : 5.10.1.3

PC 3 : 5.10.1.2

PC 4 : 5.10.2.2

PC 5 : 5.10.2.1

Matikan Firewall pada Komputer .

Lakukan Tes Koneksi dengan Perintah Ping.

Masuk Ke Program Look@LAN untuk melihat PC yang terkoneksi yang berada dalam jaringan

HasilPercobaan

Pengkabelan.

Gambar2 : Skema Jaringan Hands on Direcly Connecd.


Instalasi Consule.

Masuk Ke Hyper Terminal.

Gambar3 :Masuk ke Hyper terminal.


Pilih Com 1 kemudian Default Untuk setting baud ratenya Masukkan Nama router.

Gambar4 :Instalasi Consulle Router1

Konfigurasi Interface Pada Router.


Gambar5 :Konfigurasi Interface Router 1


Konfigurasi IP Pada Client.

Gambar6 : Pengaturan IP address pada Komputer Client


Sebelum masuk ke program look@lan, Sebaiknya lihat dan PastikanTerlebih dulu Konfigurasi keseluruhan yang ada pada router telah benar dengan menggunakan perintah basic command :

Sh run

Gambar7 :Sh Ip run pada Router 1.

Sh Ip int brief


Gambar8 : Sh Ip int brief  pada Router 1.

Sh Ip route

Gambar9 : Sh Ip int brief pada Router 1.


Pastikan konfigurasi yang telah di lakukan benar dengan cara melakukan tes konneksi dengan perintah Ping.


Gambar10  :Melakukan ping antar Network


Pastikan konfigurasi yang telah di lakukan benar dengan cara melakukan perintah ping antar router.

Gambar11 :Melakukan perintah Ping antar router.

Masukke Program Look@Lan.

Install Program Look@lan pada Komputer anda.

menu Start ► All Programs ► look@LAN, seperti pada Gambar 1.

Gambar 1. Menjalankan Look@LAN

Setelah dijalankan, maka pertama kali akan muncul menu seperti pada Gambar2. Ada beberapa menu pilihan yang disediakan yaitu Create New Profile, Open Profile, Open

Last Profile (New Profile)Quick Host Scan dan Exit.

Gambar 2.TampilanawalLook@LAN


Untuk membuat profile baru, maka klik pada button Create New Profile, sehingga akan muncul seperti Gambar 3  berikut ini.

Gambar 3. Tampilan awal Look@LAN

Isilah range IP Address yang diinginkan dengan cara mengisikan pada frame Manual Setting, seperti pada Gambar 4 dibawah ini, kemudian pilih Next.

Gambar 4. Pengisian range IP Address


Hasil pencarian tersebut ditampilkan pada Gambar 5 dibawah ini.

Gambar 5. Hasil pencarian dengan Look@LAN

Selain Gambar5 diatas, maka akan muncul form lain yang menginformasikan tentang hosts baru (newhost), Hostback ONLINE dan Hostsgone OFFLINE, seperti pada

Gambar 6.InformasitentangNew Hosts, Host back ONLINEdanHosts gone OFFLINE

Untuk melihat secara detail pada setiap host, maka klik dua kali pada salah satu baris host atau IP Address yang dimaksud, sehingga akan menampilkan informasi tentang sistem operasi yang digunakan, roundtriptime, SNMPSystem, HostName, NetBios, TraceRoute, ActiveServices dan GraphicalPing, seperti terlihat pada Gambar7 dan Gambar8. Pada Gambar7, penulis mencoba untuk melihat secara detail pada IP 192.168.55.1.  Pada IP tersebut terlihat sistem operasi yang  digunakan berupa Linux/Suse dan informasi detail lainnya. Pada Gambar8 (IP192.168.55.31) terlihat bahwa sistem operasi yang digunakan berupa Windows, SNMP Systemactive dan masih banyak lagi informasi lainnya.


Gambar 7.Informasi detail IP Address 192.168.55.1

Gambar 8.Informasi detail IP Address 192.168.55.31

Untuk menampilkan grafik ping, maka klik pada button Graphical Ping seperti pada Gambar8 diatas, kemudian grafik tersebut akan terlihat pada Gambar9 dibawah ini. Pada Gambar 10 ditunjukkan informasi tentang SNMP secara  detail.

Gambar 9.Graphical ping IP Address 192.168.55.31

Gambar 10.SNMP System Detail IPAddress192.168.55.31

Untuk menampilkan grafik secara keseluruhan pada seluruh host yang discan oleh

Look@LAN ini, maka dapat dilakukan dengan mengklik button Show Graphs yang ada pada Gambar 5, sehingga diperoleh grafik seperti di bawah ini.

Gambar 11.Statistics graphs for all scan ranges


Pada Gambar11 diatas, terlihat ada empat grafik yang ditampilkan oleh Look@LAN, yaitu host yang sedang online / offline, sistem operasi yang digunakan, NetBIOS dan SNMP.

SetelahmelakukanInstalasi Program look@lan, BukaAplikasiLook@lanpadakomputeranda.

Gambar 12 hasilLook@lankelompok 5


ANALISA


Pada percobaan Hand on Direcly Router Dapat bahwa Jika jaringan tujuan, terhubung langsung (directly connected) di badan router, Router sudah langsung mengetahui port yang harus digunakan untuk meneruskan paket.

Gambar : Analisa Direcly Router.


Command line interface Sh Run digunakan untuk mengetahui Network yang sedang berjalan. Pada Router 1 dapat diketahui bahwa Fast Ethernet 0/0 telah aktif dan ditempatti oleh 5.10.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0,

Fash Ethernet 0/1 telah aktif dan di tempatti oleh 5.10.2.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 sedangkan pada port serial belum ada IP address hal ini dikarenakan belum melakukan Konfigurasi pada serial.

Gambar :Analisa Sh Run Router 1.


Command line Interface Sh ip int brief berfungsi untuk mengetahui Konfigurasi interface yang terhubung pada router. Fast Ethernet 0/0 ditempati oleh 5.10.1.1 status  “ yes manual up “  berarti bahwa konfigurasi yang di lakukan secara manual dapat berjalan.

Fast Ethernet 0/1 ditempatti oleh 5.10.2.1 status “ Yes Manual Up ” berarti bahwa konfigurasi yang dilakukan secara manual dapat berjalan. Port “ UP” menandakan bahwa Port Berjalan.

Gambar : Analisa Sh IP Int Brief.


Commad line interface SH ip route berfungsi untuk menampilkan konfigurasi yang telah dilakukan pada router. Flag “ C “ berarti bahwa  network terhubung langsung pada router. Pada router 1 terlihat dua subnet yang terhubung secara langsung kejaringan . Dua subnet tersebut adalah 5.10.2.0 yang terhubung ke dalam jaringan melalui fast Ethernet 0/1 dan satu subnet lagi adalah 5.10.1.0 yang terhubung kedalam jaringan melalui fast Ethernet 0/0.

Gambar :Analisa Sh Ip route Router 2.

Kesimpulan

Pada Percobaan Hands on Direcly Router Dapat di simulkan bahwa Jika jaringan tujuan, terhubung langsung (directly connected) di badan router, Router sudah langsung mengetahui port yang harus digunakan untuk meneruskan paket.

Command line interface Sh Run digunakan untuk mengetahui Network yang sedang berjalan.

Command line Interface Sh Ip Int Brief  berfungsi untuk mengetahui Konfigurasi interface yang terhubung pada router

Commad line interface SH ip route berfungsi untuk menampilkan konfigurasi yang telah dilakukan pada router.

From:
Wahyu Novitasari
nobbita.adja@gmail.com

[Download File]