Bagaimana Usaha Manusia Membuat Cerdas Komputer

Sebenarnya ini bukan topik baru sih, soalnya sudah ada dari saat kita blom lahir . Tapi masih menarik untuk dibahas. Sebagian temen2 pasti udah familiar dengan ini, tapi aku yakin masih banyak yang belum kita ketahui.. ^_^. Dan untuk temen2x yang lain yang ingin sedikitnya mengetahui…silahkan semoga tulisan ini bermanfaat :)

Ok kita mulai dari `Bagaimana Usaha Manusia Membuat Cerdas Komputer`. Nah kalo yang ini aku yakin kalian dah pada tau dong apa yang mau dibicarakan? Yup, Artificial Intelligent (AI) atau bahasa Indonesia Kecerdasan Buatan… Manusia mencoba membuat bagaimana komputer bisa menyelesaikan solusi layaknya manusia. Untuk pengertian panjang AI bisa diliat disini:
en.wikipedia. org/wiki/ Artificial_ intelligence

Nah, AI itu banyak banget macem2xnya. Sekarang cuman akan dijelasin beberapa aja yah:

1. Sistem Pakar (Expert System)
Kalo yang ini udah familiar kan? Yup, Manusia berusaha membuat komputer bisa berkerja layaknya seorang pakar untuk menyelesaikan masalah tertentu. Jadi manusia berusaha memindahkan kejeniusan seorang pakar ke komputer.
Nah bentuk aturan/rule sederhana dari sistem pakar adalah IF xxx Then yyy.
Contoh ada dua Rule:

1: IF Kondisi=Gak_ Ada_Uang then Reaksi=Gawat
2: IF Kondisi=Gak_ Ada_Uang and Saat_Ini=Akhir_ Bulan then Reaksi=Panik

Dari kedua rule tersebut kalo ada fakta berupa `Kondisi=Gak_ Ada_Uang` aja, kita nggak boleh ngambil kesimpulan `Reaksi=Gawat` , karena rule no 2 masih memenuhi fakta tersebut. So kita harus ngecek fakta `Saat_Ini=xxx` …

Walau terlihat sederhana dengan menggunakan konsep IF xxx Then yyy , tetapi masih banyak yang perlu di perhatikan dalam membuat Sistem Pakar seperti mesin inferensianya, struktur knowledge-nya, dll.

Hhmm.. untuk aplikasi sistem pakar yang sudah ada sangat banyak… Yang paling terkenal adalah MYCIN (tentang dunia medis). Tapi sayangnya aplikasi sistem pakar ini banyak tidak digunakan secara `real`, karena alasan Etika yaitu siapa yang bertanggung jawab jika terjadi `miss prediction`. Terutama yang menyangkut hidup/mati.

Untuk penjelasan lebih detail tentang Sistem Pakar bisa diliat di sini:
en.wikipedia. org/wiki/ Expert_system


2. Algoritma Genetika – Algen (Genetic Algorithm)
Tau Darwin kan? itu loh.. yang mengaku2x nenek moyangnya adalah `MonYeT`. . Walaupun kontroversial, tetapi teori evolusi, mutasi, crossover, siapa yang kuat dia yang bertahan, dst… ternyata bisa bermanfaat di bidang AI. YUP, jadi AI yang ini bekerja berdasarkan teori yang dikeluarkan mbah Darwin.

Yang perlu dicatat Algen nggak selalu menghasilkan solusi `terbaik`, tetapi solusi yang `terbaik` dalam siklus hidupnya. Kenapa? karena Algen bekerja berdasarkan sample, bukan keseluruhan data yang ada. Masih bingung? terusin aja dulu bacanya…Hehe

Kasus2x yang sering menggunakan Algen adalah kasus2x NP Complex, Non Polynomial Complex. Artinya kasus yang untuk mencari solusi `terbaik` harus melihat semua kemungkinan yang ada.

Contoh yang paling populer adalah kasus Traveling Salesman Problem (TSP). Jadi kasusnya ada seorang salesman yang harus berkunjung ke X kota dengan tidak kembali ke kota yang pernah dikunjunginnya. Nanti salesmannya setelah berkunjung ke X kota harus kembali ke kota asal. Jalur mana yang paling efektif?

Nah dari kasus TSP diatas, nggak ada satu algoritma pun dapat menyelesaikannya secara baik kecuali mendaftar semua kemungkinan yang ada. Kalo dengan Algen perhitungan komputasi jadi sangat effisien karena hanya menggunakan beberapa sample rute TSP yang ada (misal 20-50 sample). Karena menggunakan sample itulah jadi Algen dibilang nggak selalu menghasilkan solusi `terbaik`, tetapi solusi yang `terbaik` dalam siklus hidupnya.

Untuk penjelasan lebih detail tentang Algen(Algorithma Genetik) bisa diliat di sini:
en.wikipedia. org/wiki/ Genetic_algorithm

3. Penalaran Komputer – (Computer Reasoning)
Sesuai namanya, jadi komputer disuruh nalar sendiri. Salah satu cabang dari penalaran komputer adalah Penalaran Berbasis Kasus (Case Based Reasoning – CBR). Jadi komputer memberi solusi pemecahan berdasarkan pengalaman2x yang ada.

Ide dasarnya adalah bahwa manusia seringkali merujuk kepada pengalaman sebelumnya jika ada suatu masalah. Misal, kita lagi masang konektor (kalo ga salah namanya RJ45 yah?) ke kabel UTP. Ternyata setelah dicoba gagal terus dan memutuskan untuk nanya keteman kita yang pernah setting lan. Pasti teman yang kita tanya itu ngasih perkiraan2x tentang kegagalan berdasarkan pengalaman dia sebelumnya.

Contoh yang paling populer untuk CBR adalah Help Desk Operator (HDO). Hmm.. itu loh, Operator2x online yang ngelayanin kita. Misal kita nelpon kepusat layanan selular Simpati, Fren, Telkom, dll. Pasti yang ngelayanin kita adalah operator.

Apa kalian pikir mereka benar2x pintar menguasai telekomunikasi? Ah, nggak juga. tapi mereka menggunakan komputer yang telah diberikan pengetahuan tentang masalah2x yang mungkin terjadi berserta solusinya. ^_^.
Atau contoh lain adalah help windows.

Hmm.. sebenarnya CBR bisa dimanfaatin untuk membuat virus, jadi kalo virusnya mau di basmi, si virus tau apa yang harus dilakukannya. . qqqq…. Jahat yah?

Untuk penjelasan lebih detail tentang CBR bisa diliat di sini:
en.wikipedia. org/wiki/ Case-based_ reasoning


4. Pemrosesan bahasa natural – NLP (Natural Language Processing)
Hhmmm…. kalo yang ini membuat bagaimana komputer bisa ngerti bahasa manusia. Misalnya kalo di robot mobil, kita tinggal perintah `Belok Kiri`, maka mobil akan belok kiri sendiri. Atau nanti di kasih perintah `kecepatan 50`, maka nanti kecepatan mobil jadi 50km/jam.

Yup, terlihat simpel emang. Tapi sebenarnya kita harus memperlajari struktur bahasanya agar terjadi keefektifan dalam pembuatannya. Itu artinya si komputer harus ngerti Subject + Predikat +/- Objek

Untuk penjelasan lebih detail tentang NLP bisa diliat di sini:
en.wikipedia. org/wiki/ Natural_language _processing

5. Jaringan Syaraf Tiruan – JST (Neural Network)
Nah yang ini, manusia mencoba merepresentasikan cara kerja otak ke komputer. Manusia kan butuh belajar biar pinter? nah dengan JST, komputer juga disuruh belajar biar bisa `pinter`. Jadi nanti komputer belajar dulu dengan data2x yang ada, sehingga mencapai target yang kita inginkan. Setelah pembelajarannya dirasa cukup, baru deh bisa digunain JST-nya.

JST banyak digunakan dibidang prediksi dan pattern recognation.

Sekian dulu tuk STA2. Yah, itulah usaha2x manusia untuk membuat komputer menjadi cerdas. Emg aneh2x dan ada aja ide untuk itu. Bayangin aja gmn manusia mencoba membuat merepresentasikan cara kerja otak ke komputer. Ck ck ck… Salut deh…

Hhhmm… mungkin ada temen2x yang berfikir (aku juga sama kok), apa iya AI dapat diterapkan dalam dunia kerja terutama di indonesia? Bukannya dengan cara biasa aja udah cukup?

Yah, kita punya jawaban masing2x tentang itu..
Saya nulis ini bukan buat menggurui loh, saya juga masih belajar [Kebetulan dapet kuliah Riset Teknologi Informasi salah satunya bahas sistem pakar, jadinya penasaran dan mahasiswanya diminta explore sendiri, belajar sendiri mulai dari a-z ttg apa itu sistem pakar "Jadi pak dosennya ngajar apa donk hiks..hiks :( ", Bismillah….harus tetap semangat…akhirnya belajar belajar belajar hehe, so sama2x blajar aja. Mohon maaf kepada para master kalo ada tulisan saya yang salah, mohon dikoreksi yah… piss ^_^"

bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark

Related Posts:

  • No Related Posts


Leave a Response

Please note: comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

*
**

* * Required , ** will not be published.